RSS

2013: Akankah Mimpi Facebook Menjadi Kenyataan?

26 Dec

Pekan lalu Wall Street Journal melaporkan kemitraan baru antara Facebook dan Walmart. Keduanya adalah merek besar, tangguh, sekaligus menjadi korban dari tekanan kompetitif dalam beberapa tahun terakhir.

Dalam kasus Facebook  adalah Google yang berusaha keras melampauinya dan membatasi kinerja harga sahamnya. Sedangkan dalam kasus Walmart Amazonlah  saingan yg dikhawatirkan akan mengancam dominasinya.

Jadi, pada Thanksgiving yang lalu, dua merek tersebut menggabungkan kekuatan untuk mendorong komunikasi di sekitar Black Friday, periode pembelian tersibuk dalam kalender Amerika.

Walmart melakukan pre-purchased sekitar 50 juta iklan di perangkat mobile pengguna Facebook yang sesuai dengan profil target mereka untuk menawarkan mainan, televisi, dan produk diskon lainnya.

Facebook bertugas memantau kinerja iklan Walmart dan mendorong peningkatan secara real-time untuk menjamin dampak maksimal.

Dalam kampanye tersebut, Facebook menyediakan akses ke jutaan pelanggan yang ditargetkan. Mereka adalah orang-orang yang cenderung membelanjakan uangnya di Amazon ketimbang Walmart. Hasilnya, Walmart sukses menambah 164.000 penggemar laman Facebook mereka hanya dalam tempo 72 jam.

Bagi Facebook, kemitraan ini memiliki implikasi jauh lebih penting di tahun 2013 mendatang. Setelah serangkaian usaha untuk menghadirkan layanan baru, tampaknya kemitraan inilah yang paling berpotensi menarik minat para investor dan para pengiklan besar.

Facebook kini memiliki lebih dari 1.500 merek sebagai klien, termasuk Samsung, yang telah menjaminkan 30 persen anggaran 2013 mereka untuk Facebook.

Namun, itu semua terjadi bukan tanpa tekanan. Facebook tampaknya menerima banyak keluhan dari pengguna yang marah karena dihujani dengan iklan Walmart. Tapi hal ini terbayar dengan keterlibatan yang luar biasa  dari kampanye tersebut.

Mark Zuckerberg saat memberi kuliah umum di Universitas Stanford menyatakan, jangan melakukan kesalahan, cukup memusatkan perhatian untuk membangun sesuatu yang mengagumkan.

Zuckerberg menegaskan bahwa pemikiran engineering bukan hanya tentang bagaimana mengembangkan kode sejak awal tetapi juga relevan dengan isu yang lebih luas tentang bagaimana “memprogram sebuah organisasi”.

“ Membenahi kesalahan itu mungkin mahal dan menyakitkan. Namun jika Anda sedang membangun sesuatu yang secara inheren diminati orang dan Anda pikir itu mengagumkan, maka berupayalah sekuat mungkin.” tambahnya

Sepertinya, ada secercah harapan bagi pemasaran Facebook setelah sukses bermitra dengan Walmart dan Samsung. Namun, apapun hasilnya nanti Facebook tetap patut mendapat pujian karena berani mengambil risiko dan mau belajar dari kesalahan mereka. Good luck Facebook! (http://www.marketingweek.co.uk)

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: